Cara Mengurus Ijin Mendirikan Depot Isi Ulang Air Minum

Home / infotorial / Cara Mengurus Ijin Mendirikan Depot Isi Ulang Air Minum

Apapun bentuk usaha alangkah baiknya diurus hal perijinannya. Walaupun usaha ini hanya depot air minum isi ulang, untuk perijinannya tidak sulit dan mahal bahkan disejumlah daerah biaya perijinan sudah digratiskan.

  1. Prosedur izin depot air minum isi ulang
  2. Mengurus Izin Gangguan, Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  3. Melakukan uji kualitas air ke Laboratorium Pengawasan Kualitas Air Dinas Kesehatan(bisa menghubungi puskesmas setempat) setiap bulan. Hasil uji kualitas air ditempelkan di lokasi depot.

 

  1. Persyaratan yang harus disiapkan, diantaranya:
  2. Izin Gangguan:
  • Fotokopi status kepemilikan tanah (sertipikat, letter C, dll)
  • Fotokopi ktp pemohon
  • Pas foto berwarna 3×4 sebanyak 3 lembar
  • Mengisi formulir permohonan dan dimintakan tandatangan tetangga, ditandatangani RT, Desa dan Kecamatan.
  • Surat Kuasa jika tidak diurus sendiri (blangko ada di Dinas Perijinan)
  1. SIUP
  • Fotokopi NPWP
  • Mengisi formulir
  1. TDP
  • Mengisi formulir

Agar lebih efisien, Izin Gangguan, SIUP dan TDP diurus sedara parallel (bersamaan).

  1. Untuk pengujian kualitas air, dapat menghubungi petugas sanitarian puskesmas terdekat.

 

  1. Untuk mengurus perizinan Izin Gangguan, SIUP dan TDP ke Dinas Perijinan, sedangkan untuk pengujian kualitas air ke Laboratorium Pengawasan Kulaitas Air Dinas Kesehatan melalui Puskesmas terdekat.

 

  1. Biaya yang diperlukan adalah untuk retribusi Izin Gangguan dan biaya pengujian kualitas air. Sedangkan untuk SIUP dan TDP tidak dikenakan biaya.

Demikian garis besar untuk mengurus perijinan depot air minum isi ulang. Manfaat jika telah mengantongi ijin usaha antara lain mudah mendapatkan bantuan tambahan modal baik pemerintah maupun swasta karena usahanya lebih terjamin kebenarannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *