Bagaimana menentukan gaji karyawan depot air minum?

Home / Bisnis Plan / Bagaimana menentukan gaji karyawan depot air minum?

Berapa idealnya gaji seorang karyawan depot isi ulang? Sedangkan Anda baru merintis usaha ini.

Tidak sedikit para perintis usaha ini yang bertanya-tanya tentang hal ini. Mau digaji sedikit, takut tidak ada yang mau. Jika digaji besar, takut rugi karena usaha ini baru dirintis. Beberapa tips dibawah ini penulis harapkan bisa memberi inspirasi Anda untuk menentukan gaji karyawan depot Anda:

Biasanya coas tertinggi karyawan adalah biaya untuk makan, untuk itu sediakan beras dan alat masak. Jika karyawan Anda tidur dalam berarti 3 x makan di tempat kerja. Karena Anda sudah menyediakan beras maka cukup memberi tambahan uang untuk membeli lauk pauknya. Jika diasumsikan sekali makan butuh lauk pauk seharga 5000 maka untuk 3 kali makan sehari dalam satu bulan adalah 5000x3x30 (dirata-rata satu bulan 30 hari) = Rp. 450000 per bulan.

Berikan gaji pokok jangan terlalu tinggi dulu, berikan sekitar 70% dari rata-rata gaji didaerah Anda.

Untuk menutupi gaji rendah yang Anda berikan, berikan tunjangan intensif/target hal ini bertujuan juga untuk memotifasi karyawan agar giat bekerja. Misalnya; untuk bulan-bulan awal berikan tambahan intensive Rp. 10.000 jika target penjualan 30 galon perhari terpenuhi. Lalu pada bulan berikutnya intensive Anda naikkan jadi Rp. 15.000 jika target penjualan 40 galon perhari terpenuhi misalnya. Pada bulan-bulan berikutnya intensive Anda naikkan lagi dengan menaikkan target penjualan pula. Begitu seterusnya.

Demikianlah gambaran pengajian karyawan depot yang banyak diterapkan oleh para pengusaha depot air minum isi ulang. Semoga tulisan ini memberi gambaran dan ispirasi bagaimana menentukan seberapa besar gaji yang akan di berikan untuk karyawan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *