Bagaimana mendeteksi air yang tercemar

Home / kesehatan / Bagaimana mendeteksi air yang tercemar

Jika Anda minum air dari keran langsung, galon isi ulang, air minum botolan, ataupun merebus air minum sendiri, Anda harus mengetahui seperti apa ciri-ciri air minum yang tercemar. Karena bukan hanya udara saja yang bisa tercemar, air minum yang biasa dikonsumsi sehari-hari juga bisa terkontaminasi zat kimia berbahaya.

Hal ini juga diperjelas dengan publikasi resmi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang melaporkan bahwa sekitar 2 miliar lebih orang di muka bumi mengonsumsi air minum yang tercemar bahan-bahan berbahaya. Lantas, apa saja ciri-ciri air minum tercemar? Dan apa bahaya yang mengintai?

Mendeteksi ciri-ciri air minum tercemar

Kebanyakan air minum isi ulang di depot pinggir jalanan maupun air mentah sebelum direbus bisa menampakkan ciri-ciri air tercemar. Padahal, air minum yang sehat dan layak konsumsi seharusnya melewati proses penyaringan atau penyulingan yang ketat. Proses tersebut dilakukan guna mengurangi bahaya penyakit yang ditularkan oleh mikroba dalam air.

Begini ciri-ciri air minum tercemar yang harus Anda waspadai:

1. Airnya keruh

Pada proses penyulingan, umumnya warna air yang bening merupakan kunci penting untuk menguji seberapa baik kualitas air tersebut.

Anda bisa langsung mengetahui apa air minum tersebut tercemar atau tidak lewat mata telanjang. Coba perhatikan apakah air terlihat keruh berawan atau bening. Warna air minum yang keruh umumnya disebabkan oleh sejumlah partikel mikroba yang tidak bisa terlihat dengan jelas.

2. Air memiliki rasa aneh dan berbau

Sebelum Anda meminum air, entah dari air minum isi ulang, air minum kemasan, atau air minum langsung dari keran, Anda bisa mencium aromanya terlebih dahulu. Air minum tercemar bisa dicium dari aromanya karena mineral yang terkontaminasi dengan senyawa kimia bisa mengeluarkan aroma tertentu.

Tidak jarang juga, dengan banyaknya senyawa organik sintetis dalam air bisa meninggalkan rasa yang aneh dan berbau. Hal ini kemungkinan besar terjadi ketika sumber air minum logam seperti arsenik, kromium, atau timbal. Jika demikian, artinya air minum tersebut tidak layak untuk dikonsumsi.

3. Air minum tercemar akan meninggalkan noda

Air keran atau air minum yang terkontaminasi, umumnya akan meninggalkan jejak pada benda-beda tertentu. Silahkan perhatikan apakah, air minum yang biasa Anda minum dari keran (contohnya, meninggalkan warna seperti hijau kebiruan, itu bisa menjadi ciri air minum terkontaminasi oleh tembaga atau zat klorin. Pada paparan tembaga yang tinggi, hal ini dapat menyebabkan masalah seperti anemia, masalah pencernaan, atau bahkan kerusakan hati dan ginjal.

Bahaya kesehatan jika minum air yang tercemar

Menurut Layanan Penyuluhan di negara bagian Amerika North Carolina, ada empat jenis zat kontaminasi yang dapat mencemari air minum Anda, seperti bakteri seperti salmonella dan disentri, pestisida, senyawa anorganik seperti arsenik dan timbal, dan unsur radioaktif seperti radon.

Adanya kontaminan tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan, termasuk gangguan pencernaan, masalah reproduksi, dan kelainan neurologis. Hal ini diperparah jika air minum tercemar ditenggak oleh bayi, anak kecil, wanita hamil, orangtua, dan orang yang sistem imunnya lemah. Kelompok orang-orang ini lebih mungkin mengalami sakit setelah minum air tercemar. Misalnya, kadar timbal yang tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, terutama bagi wanita hamil dan anak kecil.

Keempat zat tersebut bisa menimbulkan gejala awal seperti mual, muntah, diare dan kram perut. Dan zat berbahaya lainnya bahkan kadang tidak menyebabkan gejala sama sekali. Namun, jika Anda terus menerus meminum air tercemar, mikroba dan senyawa kimia tersebut bisa menyebabkan masalah seperti penyakit tiroid dan kanker untuk dampak jangka panjangnya.

 

sumber: helosehat.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *